Home » History

History

Jemaat Gereja Keluarga Pantekosta Indonesia di New York terbentuk atas kerinduan beberapa anak Tuhan berlatar belakang Gereja Pantekosta yang sedang menetap di New York City. Mereka datang menemui Pdt. Timotius Suwidji untuk mendirikan suatu Persekutuan atau Gereja yang akan menggunakan liturgi Gereja Pantekosta.

Pada saat itu Pdt. Suwidji tidak langsung menyetujui permintaan tersebut, tetapi beliau mengajak mereka untuk berdoa terlebih dahulu untuk meminta bimbingan Tuhan dan memastikan bahwa semua rencana itu adalah kehendak Tuhan. Disamping itu beliau juga masih mempunyai beban untuk kembali ke Indonesia melayani di kota Yogyakarta melanjutkan penggembalaan disana. Melalui pergumulan dan doa, akhirnya Tuhan menjawab doa-doa mereka untuk memulai pelayanan di New York City.

Pada tanggal 16 Januari 1993 diadakan pertemuan pertama untuk membicarakan persekutuan yang akan dibentuk.

Tanggal 30 Januari 1993 diadakan Pertemuan kedua dengan pokok pembicaraan tentang keputusan terakhir untuk memulai kebaktian perdana.

Pada tanggal 6 Februari 1993, jam 8.00 malam dimulailah kebaktian perdana yang diadakan di rumah Bp. Kiki Ratu yang dihadiri oleh 11 orang. Firman Allah yang dibawakan oleh Bp. Pdt. Timotius Suwidji saat itu berjudul “Kering Rohani.”

Pada tanggal 31 Maret 1993, mereka melaporkan tentang bedirinya Pesekutuan Keluarga Pantekosta Indonesia di New York kepada Bapak Konsul Jendral Republik Indonesia di New York, Bp. Arkelaus N. Pantow yang memberikan tanggapan positif sekali atas terbentuknya Persekutuan ini.

Pada tanggal 20 Oktober 1993, Persekutuan Keluarga Pantekosta Indonesia di New York diresmikan sebagai cabang dari Gereja Pantekosta di Indonesia, oleh Majelis Pusat yang diwakili oleh Bp. Pdt. Daance A. Supit dan mentahbiskan Pdt. Timotius Suwidji sebagai Missionary GPdI di New York. Sejak hari itu Persekutuan keluarga Pantekosta Indonesia di New York disahkan menjadi Gereja Keluarga Pantekosta Indonesia di New York

Oleh kemurahan Tuhan pada tanggal 4 Desember 1993 telah ditanda-tangani kontrak penyewaan tempat di 85-06 CF Queens Blvd, Elmhurst, NY 11373 sebagai tempat untuk beribadah.

Pada tanggal 6 February 1994 gedung Gereja Keluarga Pantekosta Indonesia di New York ditahbiskan oleh Majelis Pusat yang diwakili oleh Bp.Pdt.M.F da Costa sebagai Wakil Ketua M.P, dan Bp.Pdt. M.Ph. Bolang, disertai beberapa Hamba Tuhan dari Indonesia lainnya. Dan pada hari itu Bapak dan Ibu Pdt. T.Suwidji ditahbiskan menjadi Gembala Gereja Keluarga Pantekosta Indonesia di New York.

Dengan campur tangan Tuhan, gereja mulai berkembang dengan jumlah jemaat yang makin bertambah dan menyebabkan tempat ibadah menjadi tidak memadai sehingga diputuskan untuk mencari tampat yang lebih besar agar dapat menampung jemaat lebih banyak dan mempunyai tempat untuk menampung anak-anak sekolah minggu. Pada tanggal 20 Agustus 1995, gedung gereja pindah ke 87-03 CF Grand Ave, Elmhurst, NY 11373, tempat yang lebih besar yang dapat menampung sekitar seratus jemaat.

Pada tanggal 1 Oktober 1995 Bpk.Pdt.A.H Mandey, Ketua Umum Majelis Pusat GPdI datang meresmikan pemakaian gedung gereja yang baru ini. Sejak saat itu dengan makin berkembangnya pekerjaan Tuhan ditempat ini terbentuklah kebaktian-kebaktian cabang, kebaktian rumah tangga dan pelayanan sekolah minggu. Dan pada bulan Januari 1996 terbentuklah pelayanan untuk kaum muda.

Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala gereja. Dia senantiasa menolong pertumbuhan gereja dari hari ke hari. Pada ulang tahun gereja yang ke empat, segenap jemaat dan pengurus menetapkan “Aksi Iman” dengan tujuan untuk membeli gedung gereja yang permanen agar dapat dengan bebas memakai gedung tersebut guna kemuliaan dan kebesaran Nama Tuhan. Keputusan untuk membeli gedung ini didasarkan atas beberapa hal yaitu:

* 1. Kontrak penyewaan gedung saat itu sudah hampir habis.
* 2. Tempat ibadah terasa semakin sempit, terlebih untuk kegiatan anak sekolah minggu yang makin bertambah.
* 3. Jumlah uang sewa saat itu dapat dibayarkan sebagai angsuran pinjaman bulanan kepada bank jika kita membeli gedung sendiri.

Berdasarkan hal tersebut disepakati untuk berdoa dan memohon kepada Tuhan untuk menyediakan tempat ibadah yang memenuhi lima kriteria sebagai berikut:

* 1. Karena sebagian besar jemaat bermukim didaerah sekitar Elmhurst maka gedung gereja akan berlokasi di area ini.
* 2. Gedung ini harus terletak didekat Subway Station untuk memudahkan transportasi jemaat.
* 3. Gedung ini harus mempunyai ruang untuk kegiatan anak sekolah minggu.
* 4. Gedung ini harus mempunyai pastori untuk tempat tinggal gembala dan keluarga.
* 5. Gedung ini harus mempunyai garasi untuk mobil gereja.

Untuk mencapai rencana tersebut segenap pengurus dan jemaat mengadakan “Aksi Iman” dengan mengumpulkan dana. Diantara jemaat ada yang mencari dana keluar dan beberapa saudara seiman dari Indonesia juga turut menyumbangkan dana mereka untuk mendukung aksi ini.

Dengan jumlah dana yang terbatas yang terkumpul dalam aksi iman, beberapa broker yang dihubungi tidak dapat merealisasikan rencana tersebut karena uang muka yang diperlukan tidak mencukupi. Akhirnya Tuhan menyediakan seorang broker dari Century 21 best yang bersedia menolong mencarikan gedung dengan jumlah keuangan yang ada. Dan seperti apa yang kami minta kepada Tuhan, Tuhan memberikan gedung yang memenuhi lima kriteria yang kami doakan kepada Tuhan.

Maka pada tanggal 22 September 1998 kami membeli sebuah gedung di 41-19 76th street, Elmhurst, NY 11373 seharga $325.000 dengan uang muka sebesar $65.000, sisanya diangsur selama 30 tahun.

Segenap pengurus dan jemaat baik tua maupun muda tidak satupun yang ketinggalan mulai mengadakan pemugaran gedung dari bentuk rumah tinggal menjadi sebuah gedung gereja. Dan pada tanggal 1 November 1998, tepat dengan habisnya masa kontrak gedung gereja lama, kami mulai beribadah menempati gedung yang baru, walaupun pemugaran belum selesai seluruhnya. Kami bersyukur dan berterima-kasih pada Allah kita yang ajaib karena selain Dia sudah menyediakan keuangan yang dibutuhkan untuk pembelian dan pemugaran, Tuhan juga menyediakan tenaga-tenaga yang bekerja untuk merenovasi gedung tersebut, yang dikoordinir oleh Sdr.Jefry Tawalujan.

Pada tanggal 28 Februari 1999,gedung gereja ini diresmikan oleh Bp.Pdt.A.H Mandey, sebagai Ketua Majelis Pusat GPdI.

Agustus 2005 Gereja direnovasi untuk pertama kalinya. Dinding seputaran lantai pertama dibongkar, ditambah tiang penyanggah yang lebih kokoh dan peredam suara. Ruang ibadah ditambah dengan ruang sound system dan peralatan tambahan yang diperlukan. Di lantai ini juga ditambah satu buah toilet. Ruang Sekolah Minggu di Basement diperbaiki dan dibuat satu kolam untuk baptisan. Pada hari minggu tanggal 9 Oktober, dalam kunjungannya ke New York, Pdt.M.Ph.Bolang dari Departemen Penginjilan sebagai wakil dari Majelis Pusat GPdI, mendoakan dan mentahbiskan hasil renovasi ini. Doakan kami agar kami senantiasa setia, lebih giat dan tekun dalam melayani sampai Tuhan datang kembali. Segala puji, hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan saja.

“Dia yang memulai pekerjaan baik diantara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus”. Filipi 1:6